How The Beatles Influences My Life

Musical Movie The Beatles - A Hard Days Night
Musical Movie The Beatles – A Hard Days Night

Mencintai suatu aspek pada kehidupan Anda jangan setengah-setengah : The Beatles, Programming dan Capoeira. Begitulah urutan kejadiannya. Ketiga … aspek tersebut tidak saya pandang dan tekuni setengah-setengah. Semuanya saya lakukan dengan cinta dan totalitas. Hidup jadi penuh warna dan indah untuk diresapi.

The Beatles unik! Saya tidak menyukainya karena dia sedang populer (hei, di tahun 1992 sepertinya jarang orang yang tau apa itu The Beatles secara populer). Saya menyukainya karena..saya suka banget sama musiknya. Itu kejadiannya saya dipinjamin kaset bulukan dari Mahasiswa yang ngontrak di rumah saya di Bali. Saking buluknya, kaset itu ga ada lagi titelnya. Walhasil saya sama sekali ga tahu siapa penyanyinya atau apa grub band-nya atau apa judul albumnya. Saya sukaaa aja. Uniknya, kurang lebih besoknya di saat sesi acara penutupan penerimaan siswa SMPN 5 Denpasar, grub band yang menjadi penutup acara tersebut menyajikan lagu-lagu tersebut! Whuaaaaaaa… saya semangat sekali! Ikut gebug-gebug kursi! Dan, tetep ga tau siapa penyanyi aslinya! :p

Berlanjut beberapa hari kemudian, di pagi hari acara Radio Pro 2 FM Denpasar, ternyata setiap pagi jam 6.00am secara rutin menyetel ulang lagu-lagu tersebut… yaks, The Beatles! Dari sinilah saya tahu bahwa nama grup band-nya .. The Beatles! Tergila-gila dengan semua hal tentang The Beatles. Meski, di jaman itu, media informasi yang bisa ditelusuri ya sangat terbatas sekali. Tujuan saya Gramedia Plaza, Denpasar : melihat-lihat koleksi Kaset-Kaset The Beatles. Dan… saya mengoleksi semua kaset The Beatles disitu! Tidak mudah lho, kan itu didapatkan dari mengumpulkan uang jajan dan transport (saya bela-belain jalan dari rumah ke sekolah.. yang berjarak 7km). Demi bisa mengumpulkan album-album mereka. πŸ˜€

Logo The Beatles
Logo The Beatles

Kalau saya boleh menyimpulkan masa-masa SMP-SMA saya, maka itu adalah kombinasi yang saling menguatkan antara The Beatles dan Computer Programming. Jarak 7km bolak-balik dari rumah ke SMP saya tempuh dengan sepeda, dan semua itu saya tempuh sembari menyenandungkan album-album The Beatles yang saya ingat lirik demi lirik, urutan antar lagu dalam satu album dan dengan intonasi yang sempurna (maunyaaa. wkwkw). Jadi, saya ga bs mendengarkan satu lagu The Beatles yang kemudian tidak diikuti dengan urutan yang sesuai pada satu album tempat dimana lagu tersebut pertama kali saya dengar. Misalnya, A Hard Days Night harus diikuti dengan I Should Have Known Better dan kemudian diikuti dengan If I Fell. Kalau urutannya ga sesuai, saya akan protes deh (hm, jadi mirip para Hafizh Quran yang akan tau kalau ada penempatan ayat yang tidak sesuai pada tempatnya! πŸ˜€ )

Nah, meskipun hampir keseluruhan lagu-lagu The Beatles tahun-tahun pertama mereka merupakan pemujaan tentang cinta kepada wanita, bagi saya, seluruh lagu tersebut tidaklah demikian. Keseluruhan lagu-lagu tersebut merupakan pembakar semangat saya dalam intens mempelajari computer programming. Sebagai contoh, saya tidak akan lupa bahwa buku OOP C++ pertama saya yang berjudul, “Tunturan Praktis Menguasai Pemrograman Berorientasi Objek dengan C++” karya Tjendry Heriyanto, merupakan kulminasi gairah saya mendengarkan album A Hard Days Night. Sekarang inipun, jika saya menuntup mata dan mendengarkan kembali “If I Fell”, maka ingatan visual saya akan langsung terbayang ke halaman konsep multiple inheritance pada buku tersebut. Padahal “If I Fell” jelas tidak berhubungan dengan computer programming. Namun entah mengapa, dari dulu terjadi diversi pada bathin saya, sehingga semua lirik-lirik tersebut berubah menjadi satu kalimat : Semangat Coding. Β That hardcore! πŸ˜€

If I Feel
“If I Fell” – Atau dalam dunia saya, “Multiple Inheritance pada C++”. :p

Saat ini saya sedang menikmati kembali masa-masa senangnya berkutat dengan Computer Programming, dengan memulai kerja saya sembari mendengarkan edisi Stereo dari album A Hard Days Night! Al-Fath dan Al-Kahf juga kadang-kadang ikut mendengarkan, dan ikut goyang-goyang kepala. Hehe

Semangat!

Advertisements