Merenung Tentang Ideologi yang _harus_ Dipilih – Part 2: Memilih Antara Nasionalisme dan Agama, serta Bingkainya dalam Semangat Perjanjian Hudaibiyah

n-img0616ESENSI PERJANJIAN HUDAIBIYAH

Pertama, boleh jadi saya salah memahami makna dan semangat Perjanjian Hudaibiyah, sehingga seluruh pemikiran ini, bisa gugur dengan sendirinya. Namun, ini adalah sebuah ijtihad pemikiran: salah atau benarnya, maka saya serahkan kepada Allah.

Let’s go…

So, bagi saya, esensi perjanjian Hudaibiyah adalah patuhnya Nabi SAW, pada persyaratan yang diminta oleh kaum musyrikin [1] Makkah, padahal persyaratan-persyaratan tersebut merugikan kaum muslimin. Peristiwa ini terjadi saat kaum Muslimin akan berhaji ke Makkah, mereka di hadang dan diminta menerima syarat-syarat perjanjian berikut ini:

  1. Diberlakukannya gencatan senjata Mekah dengan Madinah selama 10 tahun.
  2. Jika ada warga Mekah yang menyeberang kawasan Madinah tanpa seizin dari walinya maka akan dikembalikan ke Mekah.
  3. Jika ada warga Madinah yang menyeberang kawasan Mekah maka tidak diperbolehkan kembali ke Madinah.
  4. Ada warga selain dari Mekah dan Madinah, maka warga tersebut bebas untuk memilih Madinah atau Mekah.
  5. Kaum Muslimin yang menempuh perjalanan ke mekah, namun harus berpulang tanpa menunaikan haji. Maka untuk tahun berikutnya mereka hanya diperbolehkan 3 hari di mekah (tak cukup untuk berhaji).

Lupakan point 2 dan seterusnya, karena itu adalah solusi kasuistik saat itu.Namun simak point #1. Apa esensinya?

PERDAMAIAN

Nabi SAW cerdas (jelas, itu salah satu sifat beliau). Apa yang beliau lakukan dengan 10 tahun kedamaian?

BERDAKWAH

Tidak ada lagi gangguan keamanan dari kaum musyrik Makkah. Nabi dan sahabat bisa fokus berdakwah. Apa akibatnya?

KAUM MUSLIMIN BERKEMBANG SANGAT PESAT

Diantaranya Nabi SAW mengirimkan sahabat-sahabat ke berbagai negara untuk berdakwah menyampaikan Islam (dengan jujur, dan terang-terangan menghadap ke Raja di negara tersebut). Jumlah kaum muslimin pun berlipat-lipat. Sehingga?

PADA KALI KEDATANGAN KAUM MUSLIMIN KE MAKKAH YANG SELANJUTNYA, MAKKAH LANGSUNG TAKLUK TANPA PERLAWANAN

Tanpa pertumpahan darah. Kaum musyrikin Makkah masuk menutup pintu, takut dengan pembalasan Nabi dan pasukannya (ingat, pembunuhan, penyiksaan dan segala bentuk pelecehan diterima Nabi saat Nabi dan kaum muslimin saat masih berjumlah sedikit). Namun, setelah Nabi datang dengan pasukan yang besar, dan kenyataan kaum muslimin berlipat dan kuat, … Nabi memberi maaf. Itu bukan hal yang ringan dilakukan

INDONESIA ADALAH NEGARA DALAM TAHAP PERJANJIAN HUDAIBIYAH

Ini yang saya pahami, dan ini yang saya pegang kuat-kuat.

Apa butir-butir persyaratan “Perjanjian Hudabiyah” Indonesia?

PANCASILA

048614300_1433158512-pan_2_imgsoup

Ia adalah dasar-dasar berdirinya Indonesia. Mereka adalah:

  1. Ketuhanan yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Masih bersifat umum, dengan penjabarannya pada:

UUD’45

Disini, Pancasila sebagai dasar yang masih konseptual tersebut, dijabarkan secara lebih terperinci, dan penjabarannya selalu direvisi oleh lembaga pemerintahan yang berwenang. Ini adalah induk dari peraturan-peraturan yang akan ditambahkan, direvisi dan dihapus,sesuai dengan perkembangan bangsa Indonesia.

Apa manfaat Pancasila dan UUD’45?

PERDAMAIAN

Dan,sama dengan Perjanjian Hudaibiyah, manfaat utama perdamaian adalah:

BERDAKWAH

Anda ndak perlu berada di negara yang menerapkan syariat Islam untuk bisa berdakwah, ajak mengajak kaum muslimin kembali ke masjid dan membawa Islam keseluruh alam. Asalkan negara tersebut damai: dakwah bisa sangat mudah ditegakkan.

Asalkan Anda memang mau berdakwah.

KAPAN INDONESIA BISA MASUK KE ERA SELANJUTNYA, FUTTUH MAKKAH?

Sehingga semua hukum-hukum syariat bisa ditegakkan?

Hanya Anda (iya, Anda) yang bisa menjawab. Coba sekarang –saat ini– datangi bangsa Indonesia seluruhnya dan tawarkan  mereka agar Islam  bisa diterapkan secara keseluruhan, baik dari aspek politik, jual beli, pendidikan dan lain sebagainya… bisa?

Pasti tidak akan bisa. Saya jamin.

Why?

Karena Anda tidak datang dengan kebesaran seorang Muhammad beserta umat muslim saat itu. Anda tidak membuat bangsa yang belum ber-Islam tergetar dan ndak punya pilihan lain kecuali, “Baik, saya bersedia masuk Islam dan mengamalkan semua syariat Islam”. Anda akan ditolak di banyak tempat.

Why?

Karena dakwah Anda ndak maksimal. Sudah berapa orang yang masuk Islam di tangan Anda? 1000? 100? 10? 1? Ndak pernah?

Lha kok mau ujug2, “HARAM MILIH PEMIMPIN NON-MUSLIM!” ?

(bersambung)

[1] musyrik = mengenal Allah, namun dalam peribadatan membuat tandingan-tandingan yang setara dengan Allah, semisal mereka beriman kepada Allah (Tuhan) sebagai pencipta, namun juga menyembah Latta dan Uzza, yang padahal adalah sekedar manusia yang shalih di jamannya

Advertisements

Satu Dasawarsa Pernikahan Kami

Esensi utama: bersyukur. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Tsumma alhamdulillah

Kata kunci: komunikasi yang sempurna antara saya sebagai suami, Ela sebagai istri, dan kedua buah hati: AlFath dan AlKahf.

Result: jika salah satu dari kami berpulang terlebih dahulu, maka salah satu dari kami akan yakin: anak-anak akan tetap dapat tumbuh kembang dengan sempurna, karena mereka telah menjadikan orangtua sebagai partner berbagai pikiran, ide, hasrat dan tempat bertanya.

🙂

 

 

 

What the hell is Google Adsense? – I am challenged!

goo

Hm, mereview singkat riwayat pekerjaan koding saya, … let see:

  1. Kerja kantoran: Done.
  2. Konsultan IT:Done.
  3. Freelancing achak-adhut:Done.
  4. Freelancing online: Done.
  5. Remote worker: Done.
  6. Delegasi pekerjaan remote: on going.

Cuman kok saya baru nyadar, kalao untuk urusan Google Adsense (internet marketing?)… saya 0 besar. Dan meluangkan waktu sejenak… “Damn, ini kalau berhasil menguasai celah karir yang ini… akan menyenangkan juga!”. Premise saya spt ini:

Jika channel income dengan Adsense berjalan… saya bisa koding benar-benar sebagai hobi kan?

Soalnya, .. bbrp bulan ini saya ga bisa lagi menikmati koding sebagai hobi. Ga mungkin kan bilang, “Males euy Bos ngerjain modul yg ini. Lagi pingin buat simulasi traffic mudik”. Panjang itu urusannya nanti…

So, saya ingin –somewhere in the near future– melepaskan semua pekerjaan koding saya, dan benar2 total berusaha menjajagi jalur income dengan Adsense. Once that works, … coding as pure hobby, will be possible again (after 21 years)

Bismillah…

Kesuksesan Jogja pada Event Hackathon Merdeka 2.0!

Amazing!

Jogja Kentongan Juara!!! 😁😁😁. Kedaden iki selfie karo RI-1 😁😁😁

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

http://inet.detik.com/read/2015/11/16/093107/3071827/398/ini-dia-para-jawara-hackathon-merdeka-20

Mengirimkan 3 tim yang lolos dari seleksi lokal, semuanya lolos ke grand final 20 besar nasional!

Setelah pitching yang sangat dekat dan menegangkan, akhirnya satu tim lolos: Tim Kentongan dari SkyShi!

Kalau saya menilai dari sudut pandang pribadi, aplikasi dari Kentongan sifatnya membumi: aplikatif dan langsung bisa menyelesaikan permasalahan manajemen kependudukan dari level paling bawah.. level RT.

Grand final di adakan di Menara Multimedia, Telkomsel, Kebon Sirih, Jakarta. Dihadiri oleh beberapa menteri (Pak Rudiantara dan Pak Yudi), serta tak lupa dikunjungi.. Ahok! Yeeeiy!

Yes! Selfie dengan DKI-1 done, selfie dengan RI-1 to go! Amiiin #telkomhackathonmerdeka2

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

Keberhasilan Kentongan lolos ke tahap final, akan membawa tim ini (dan PIC jogja, yaitu saya 😀 ) menuju presentasi final di hadapan RI-1. Amiiiin.

Selfie with Ahok done, RI-1 to go!
Amiiin

Anniversary Pernikahan yang ke-9

Bagus bener ini: waduk deket rumah.

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober kan? Nah pernikahan kami besoknya 😀

Kalau inget saat pernikahan 8 tahun yang lalu tersebut, sering heran sendiri. Utamanya saya baru nyadar, ternyata kalau saya sudah menetapkan suatu niat… blas ga bs dibelokkan. Atau, kalau saya tau akan ada blocking issue, .. saya akan buat supaya issue tersebut ga ada deh: strategically. 😀

Saat saya memutuskan menikah dengan Ela, semuanya berlangsung super cepat:

  1. Hari 1 menyampaikan niat (via YM. haha). Ela kagetlah: lha wong mendadak. (Sudah setahun sebelumnya kenal dan ketemuan jg di acara pernikahan salah satu temen MyQuran).
  2. Hari 2 Ela menjajagi hal-hal tentang saya. Utamanya sih, tentang sorban yang saya pakai saat acara pernikahan teman MyQuran tersebut..
  3. Hari 3 deal tanggal pernikahan (lebaran + 5hari). Setelah deal, saya telpon orang tua Ela (via Wartel… eh, kok saya ga punya handphone ya saat itu?). Orang tua saya sendiri? Belum boleh tahu dong. Ntar jelas rame. Haha

Ya sudah. Begitu aja plan-nya.

Eksekusinya yang rada hati2:

  1. Uang darimana nih mau nikah? 😀 Minta casbon ke kantor, Gamatechno, .. 1.5jt kayaknya. Untuk mahar. Meski, mahar dari saya sebenarnya hafalan Surat Ar-Rahman aja sih, tapi setelah saya tanya-tanya, Ela ingin tafsir Al-Mishbah. Okok. Diusahakan (kayaknya habis 1.1jt)
  2. Orangtua saat itu masih di Purwokerto, minta dianter ke Bali. Okok. Saya jemput, tapi ga bilang2 dong… susah kayaknya disetuji kalau mendadak gini. Begitu ortu sudah sampai di Bali, saya telpon deh, “Pah, Bowo mau nikah”. “Apaa?? gimana2? sama siapa? kapan?” Hahaha. Tenang-tenang. Ga akan bisa ke Jogja juga. Hihi. Saya minta ijin dan ridho aja. Ga perlu dateng. Laki-laki ga butuh wali lho.. :). Kesimpulan: .. ya pasti setuju lah. Wong hari H sudah ditetapkan.
  3. Malam mau berangkat, saya berusaha hafalkan surat Ar-Rahman di Masjid Al-Ittihaad. Bisa alhamdulillah.
  4. Besoknya berangkat ke Subang, maunya sendirian aja sih, tapi karena bawaan Al-Mishbah berat banget, ada temen dari Ittihaad yang nemani, Mas Sa’ad. Alhamdulillah. Ga kebayang gotong2 sendiri. Mana saat itu kereta ekonomi masih sesuka-sukanya pula: walhasil, kami ga dpt tidur. Berdiri aja berdua di gerbong … dari Jogja sampai Subang. Huaaaa
  5. Sampai sana…. ya itulah pertama kali saya punya pengalaman ngapel cewek.. dan besoknya akad. 😀
  6. Akad alhamdulillah berjalan dengan lantjar tjaja, dibarengi dengan acara syukuran haji bapak mertua… cuman lepas itu kurang euy, biaya untuk penghulunya (saya kan cuman modal uang casbon yang dah jadi Al-Mishbah?). Walhasil bayar pakai uang hadiah temen2 MyQ yang dateng.
  7. Selesai

Beberapa hari kemudian kami ke Bandung (Ela kost di Gerlong), dan saya balik ke Jogja (pulang2 bonus laptop.. haha). Beberapa minggu kemudian Ela ke Jogja, tapi masih harus balik ke Bandung (masih kerja di ITB). Kemudian resign dan mengikuti saya ke Jogja…

…. sampai sekarang. Dikarunia dua buah hati yang semoga dijaga kebahagiaannya dan membahagiakannya: Al-Fath dan Al-Kahf

Alhamdulillah.
Semoga langgeng dalam keberkahan, bahagia dan membahagiakan.

Amiiiin

Berkontribusi Pada Event Hackathon Merdeka 2.0

Singkatnya, sebenernya saya orang yang cenderung apathy kalau berhubungan dengan kontribusi pada suatu gerakan sosial, komunitas dsb. Tapi diawali dari masa copras-capres tahun lalu, saya mulai secara proaktif mengalokasikan pemikiran untuk hal-hal yang sifatnya .. volunteer. Ga mudah lho: bekerja keras untuk sesuatu yang … “Ngapain sih repot2?”. 😀

Namun akibat meng-add Ainun Najib (founder kawalpemilu.org dan code4nation.org) di Facebook,

 

.. ujung2nya saya jadi ga bisa/susah/pakewuh menolak saat ditawari menjadi project leader untuk Hackathon Merdeka 2.0 Chapter Jogja.

Shall I become one of SaleStock model? 😁

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

 

Prinsip saya satu aja sih, “You don’t seek, but if people come to you, you don’t back off”. Hal-hal sulit akan dimudahkan untuk orang-orang yang ga punya ambisi apa2.

Yah, dan alhamdulillah banyak kemudahan:

(1) Tim yang lean dan kompak (7 orang aja)

Panitia HM2.0 mempersiapkan sertifikat untuk semua peserta dan volunteer. #hackathonmdk

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

 

(2) Juri yang sigap berkontribusi:

 

(3) Bantuan penuh dari Telkom:

 

(4) .. dan SaleStockIndonesia

Hadiah untuk 3 finalis Jogja! Courtesy of SaleStockIndonesia.com #hackathonmdk

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

Satu pemenang atau mungkin tiga pemenang ini akan berangkat ke Jakarta untuk mempresentasikan aplikasi mereka ke RI-1!

(5) Liputan di KedaulatanRakyat Jogja

Bersama para punggawa Telkom Jogja: Bp Andri, Bp Firmansyah dan Ibu Emi(?)… saya orang yang ga mudah hafal nama dan wajah ..

Overall, it’s all Totally Awesome!

Ultah Kahfi ke-5, Ultah Senzala ke-16, One-Month Trial@SaleStockIndonesia dan Project Lead Jogja Hackathon Merdeka 2.0

In chronological order, this post summarized all four events happened in my life!

Ultah Senzala ke-16! Semangat dan melepas semua beban, untuk berbaur dalam alunan ritmis berimbau!

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

One month trial in this amazing startup with fast growth!

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

Hackathon Merdeka 2.0!

A post shared by Eko S Wibowo (@swdev) on

Totally amazing and challenging life!